Di sela-sela cahaya mentari
Kicauan burung menyelimuti irama melodi
Berpangutan paruh di atas kerangka-kerangka runcing
Lantas pikirku penuh Tanya
Sedang apakah mereka disana ?
Saatnya mulai menikmati
Suasana yang memang tak ada arti
Barulah setengah waktu
Burung itu sudah bukan jadi fokusku
Disana ada laut biru
Derunya mengusik kalbu
Menghantam karang-karang yang sedang bercumbu
Di lautan biru…
Biru yang tak berambu
Memapar di tanah bumiku
Cadas luas penuh makna
Memberi kesejahteraan pada penikmat dunia fana
Dari timangan bumi remaja
Pemendam keelokan syurga
WhatsUp, 17 Maret 2017
Kolaborasi puisi
Efedi Farabi dengan Fifi Flitcher
Komentar
Posting Komentar